Cara tutup kas, langkah demi langkah
Cara mencocokkan uang tunai di akhir hari, menemukan kekurangan, dan mencegahnya terulang.
Oleh tim Fluvi · Diperbarui 31 Oktober 2026
Template tutup kas
Mulai dari contoh lalu ganti dengan angkamu, atau kosongkan untuk dicetak dan diisi tangan.
1. Yang seharusnya ada
- Modal awal kasRp
- Penjualan tunaiRp
- Cicilan utang pelanggan secara tunaiRp
- Uang lain yang dimasukkanRp
- Pengeluaran yang dibayar dari kasRp
- Uang yang diambil (disimpan atau disetor)Rp
Seharusnya ada di kasRp 4.900.000
2. Yang kamu hitung
Hasil hitungRp 4.895.000
3. Hasil
Kurang
Rp 5.000
Untuk disimpan atau disetor
Rp 4.395.000
Yang perlu disiapkan sebelum tutup kas
- Modal kas: uang tunai untuk kembalian yang ada saat kamu buka.
- Penjualan hari ini per cara bayar. Hanya uang tunai yang masuk ke laci.
- Bukti dari yang keluar: yang kamu bayar (ongkos antar, es batu, pemasok) dan yang kamu ambil untuk disimpan di tempat aman.
- Waktu yang tenang untuk menghitung, sebaiknya tanpa pembeli yang menunggu.
Pencocokannya, dengan contoh
Sebuah warung buka dengan modal kas Rp 500.000. Sepanjang hari terjual Rp 4.250.000 secara tunai, dua pelanggan mencicil utangnya sebesar Rp 300.000, dan Rp 150.000 dibayar dari laci. Saat dihitung, ada Rp 4.895.000:
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Modal kas | + Rp 500.000 |
| Penjualan tunai | + Rp 4.250.000 |
| Cicilan utang pelanggan secara tunai | + Rp 300.000 |
| Pengeluaran yang dibayar dari laci | − Rp 150.000 |
| Seharusnya ada | Rp 4.900.000 |
| Terhitung | Rp 4.895.000 |
| Kurang | Rp 5.000 |
Kurang Rp 5.000. Kelihatannya sedikit, tapi kekurangan sebesar itu setiap hari jadi Rp 130.000 sebulan. Karena itu selisihnya perlu dicatat setiap kali, walaupun kecil.
Kartu, transfer, dan QRIS tidak masuk laci
Yang dibayar dengan kartu, transfer, QRIS, atau dompet digital masuk ke rekeningmu, bukan ke laci. Penjualan itu dicocokkan terpisah: periksa bahwa yang kamu catat sama dengan yang benar-benar masuk. Kalau dicampur dengan uang tunai, kasnya tidak akan pernah pas.
Kalau ada kelebihan atau kekurangan
- Hitung ulang, sebaiknya oleh orang lain.
- Cari penjualan yang tidak tercatat atau tercatat dua kali, dan penjualan tunai yang sebenarnya dibayar dengan kartu atau QRIS.
- Periksa pengeluaran dari laci yang tidak dicatat.
- Ingat kembalian: memberi kembalian berlebih adalah penyebab paling umum dari kekurangan kecil.
- Catat selisihnya dengan tanggal dan siapa yang menutup kas. Kalau kekurangan terus terjadi di shift yang sama, kamu tahu harus melihat ke mana.
Kebiasaan yang baik
- Selalu buka dengan modal kas yang sama dan catat yang kamu tinggalkan untuk besok.
- Kalau uang tunai menumpuk di siang hari, ambil sebagian dan catat sebagai penarikan: risikonya lebih kecil dan kasnya tetap pas.
- Lakukan hitung buta: orang yang menghitung sebaiknya tidak tahu berapa yang seharusnya ada, supaya yang dihitung adalah yang benar-benar ada.
- Jangan campur uang usaha dengan uang pribadimu.
- Simpan setiap tutup kas yang sudah ditandatangani atau di ponselmu: itulah riwayatmu.
Kalau pelanggan boleh ngutang, cicilan tunai juga masuk laci: lihat cara mencatat utang pelanggan. Dan untuk tahu apakah penjualan sebulan menutup biayamu, hitung titik impas-mu.
Tutup kas dengan Fluvi
Kamu buka shift dengan modal kas, penjualan tunai dan cicilan pelanggan bertambah sendiri, dan saat tutup kamu menghitung uangnya: Fluvi langsung memberi tahu apakah kasnya pas, lebih, atau kurang. Pengeluaran yang dibayar dari laci dicatat sebagai pengeluaran usaha. Ini gratis.
Dengan Premium kamu menambah karyawan: mereka menghitung tanpa melihat berapa yang seharusnya ada, dan kamu melihat selisih setiap tutup kas.

Pertanyaan umum
Apa itu modal kas?
Uang tunai yang ada saat buka untuk memberi kembalian: uang kertas kecil dan koin. Idealnya jumlahnya selalu sama dan tidak dihitung sebagai penjualan.
Apakah tutup kas sama dengan cek kas?
Pada praktiknya ya: menghitung uang tunai dan membandingkannya dengan yang seharusnya ada. Cek kas mendadak di tengah hari juga membantu memeriksa tanpa menunggu tutup kas.
Seberapa sering harus tutup kas?
Di akhir setiap hari atau setiap shift, terutama kalau yang memegang kasir lebih dari satu orang: jadi setiap selisih punya waktu dan penanggung jawab.
Bagaimana kalau kasnya lebih?
Jangan dihitung sebagai untung: hampir selalu itu penjualan yang tidak tercatat atau kembalian yang kurang. Catat dan cari di penjualan hari itu.
Panduan terkait
Panduan ini adalah konten edukasi, bukan nasihat akuntansi atau pajak. Angkanya hanya contoh; sesuaikan dengan usahamu. Detail lengkap ada di Syarat dan ketentuan (bahasa Spanyol).